Bau Tak Sedap Pada Vagina
Masalah Kewanitaan Sebenarnya Vagina punya kemampuan “auto cleansing”, namun pada beberapa wanita tetap saja tercium ada bau yang tdak sedap. Normal normal saja pada bagiann kewanitaan ini mengeluarkan sedikit bau. Tak beda pada pria. Toh biasanya hal ini tidak sampai diketahui oleh orang lain – kecuali pasangan intimnya tentu saja.. Anehnya beberapa wanita mengira bahwa orang disekitarnya juga mencium bau tak sedap tersebut. Bagi wanita yang mandi sedikitnya dua kali sehari bau itu tidak akan tercium lagi.
Namanya juga naluri bisnis, kesempatan itu tidak disia-siakan oleh pabrik kosmetik yang membuat “obat penyegar, pengharum bagian kewanitaan yang pribadi”, Melindungi wanita itu sepanjang hari dan memberikan keyakinan pada dirinya sendiri, kata iklannya.
Tehnik penjualan barang-barang ini dilakukan dengan menanamkan keyakinan bahwa wanita yang tidak mempergunakan obat ini akan merasa kurang PD. Pada kenyataannva. deodoran ini hanya memberikan bau lain - biasanya wangi-wangian - yang akan hilang tidak lama kemudian
Jadi pada umumnva setiap wanita yang setiap hari mandi, obat itu tidaklah perlu. Apalagi bila bahannya terbuat dari aroma pewangi kimia, bisa jadi masalah baru malahan nantinya.
Mencuci Vagina
Menggunakan alat pencuci vagina (vaginal douche) untuk menjaga kesehatan, menghilangkan bau dan yang dilakukan segera sesudah sanggama, boleh jadi merupakan cara merawat bagian kewanitaan meski sebenarnya ada proses autocleansing tadi. Terutama agar tidak timbul masalah pada bagian kewanitaan. Sekali lagi, pertimbangkan bahan dasar yang digunakan. Kalaupun risih dengan bau tak sedap dan memaksa untuk melakukan ritual mencuci vagina, carilah bahan alami yang bisa dipertanggungjawabkan.
0 comments: